Aplikasi Bibit: Review Jujur Pengalaman Investasi Reksadana Bibit

Daftar Akun
investerbaikcom
Daftar, verifikasi, top up dan investasi reksadana min. Rp100.000 gratis cashback Rp25.000

Apakah Anda tertarik mulai berinvestasi reksa dana menggunakan aplikasi Bibit? Tapi mungkin Anda masih ragu? Ada banyak pertimbangan yang membuat Anda belum memulainya. Jangan khawatir, Anda bisa membaca artikel review jujur pengalaman investasi reksadana di aplikasi Bibit ini sampai tuntas.

Tak heran Bibit menjadi pemimpin pasar dalam jual beli reksa dana. Selain fiturnya yang banyak, aplikasi ini juga mudah digunakan bahkan untuk pemula. Berikut ini adalah review Bibit lengkap yang membahas tentang apa itu bibit, cara kerja, menggunakan aplikasi bibit serta kelebihan dan kekurangannya.

Tentang Aplikasi Bibit

Tentang Aplikasi Bibit

Apa itu aplikasi bibit? Bibit adalah aplikasi online jual beli reksa dana yang didirikan oleh PT Bibit Tumbuh Bersama. Dalam aplikasi Bibit, pengguna dapat membeli reksa dana pasar uang, obligasi, saham, syariah, dan surat berharga negara (SBN).

Fitur unik Bibit adalah hadirnya robo-advisor berbasis algoritma yang memungkinkan Anda mendapatkan rekomendasi dalam memilih reksa dana terbaik. Rekomendasi diberikan berdasarkan profil risiko yang telah diselesaikan pengguna sebelumnya.

Tergantung pada preferensi pengguna, Bibit dapat memilih jenis produk yang paling sesuai dengan profil risiko, tujuan dan sasaran keuangan Anda.

Inilah salah satu alasan mengapa Bibit disebut sebagai aplikasi investasi yang cocok untuk pemula. Dengan fitur rekomendasi ini, investor pemula tidak perlu khawatir untuk memulai investasi. Anda dapat memulai segera setelah membuat akun dan melengkapi profil risiko lengkap.

Pada Cara Investasi Bibit, kami membahas cara dan tips lengkap membeli reksa dana agar investasi Anda tidak merugi.

Download Aplikasi Bibit

 

Level Risiko di Aplikasi Bibit

Ada 3 jenis level risiko yang ada di aplikasi Bibit

  1. Portofolio Konservatif (Nilai 1-4)
    Jika Anda baru mencoba aplikasi bibit, silakan Anda bisa memilih level risiko paling rendah terlebih dahulu, namanya adalah Portofolio Konservatif. Dengan level risiko yang rendah tentunya akan menghasilkan return yang kecil. Meski begitu, level resiko ini setidaknya setara dengan suku bunga deposito (saat ini sebesar 4,5%).
  2. Portofolio Moderat (Nilai 4.5 –  7 )
    Portofolio ini memiliki toleransi terhadap risiko yang tidak terlalu tinggi, return yang diharapkan juga bisa diatas suku bunga deposito.Untuk alokasi dana portofolio moderat adalah sebagai berikut.
  3. Portofolio Agresif (Nilai 7.5 – 10)
    Portofolio ini memiliki toleransi terhadap risiko yang tinggi supaya mendapatkan return tertinggi.

Istilah Investasi yang Ada di Aplikasi Bibit

Pasar Uang adalah jenis reksadana yang investasinya ditempatkan pada instrumen Pasar Uang, antara lain obligasi yang jatuh tempo kurang dari satu tahun, deposito bank dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI).

Obligasi merupakan jenis reksa dana yang sebagian besar alokasi investasinya ditempatkan pada efek seperti utang dan obligasi.

Saham adalah jenis reksa dana yang sebagian besar alokasi investasinya ditempatkan pada saham perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek.

Cara Kerja dan Menggunakan Aplikasi Bibit Reksadana

Cara Kerja dan Menggunakan Aplikasi Bibit Reksadana

Cara Kerja aplikasi bibit ialah pertama Anda harus melakukan pembukaan rekening reksa dana di Bibit. Membuka akun di aplikasi bibit sangat mudah. Hampir sama seperti aplikasi ajaib.

Anda hanya perlu mengisi biodata dan juga mengunggah bukti identitas diri, seperti KTP. Selanjutnya, Anda hanya perlu mengatur kata sandi dan juga menjawab kuesioner yang berisi 6 pertanyaan untuk menentukan tipe investor Anda.

Setelah Anda mengetahui tentang aplikasi bibit, selajutnya mari simak review pengguna dan pengalaman saya ketika berinvestasi reksa dana di aplikasi bibit. Pengalaman pertama saya menggunakan aplikasi bibit yaitu sejak tanggal 4 November 2020.

Awalnya sih karena nonton iklan Bibit yang waktu itu bintang iklannya Deddy Corbuzier. Dari situ saya akhirnya tertarik untuk mencoba investasi reksa dana di Bibit.

Cara Menggunakan Aplikasi Bibit Untuk Investasi Reksa Dana

Saat berinvestasi reksa dana menggunakan aplikasi Bibit, Anda bisa menggunakan fitur otomatis yang ditawarkan robot atau menggunakan opsi manual.

Jika Anda memilih mode otomatis, Bibit akan menghitung distribusi yang diperlukan berdasarkan nilai risiko yang ada dan membaginya ke dalam berbagai jenis reksa dana.

Dalam contoh ini, peringkat risiko saya adalah 7, jadi saya akan menyarankan pasar uang 10%, obligasi 42%, dan ekuitas 47%.

Jadi, ada 3 jenis reksa dana yang direkomendasikan untuk dibeli di Aplikasi Bibit. Jika Anda memilih mengikuti saran Bibit, Anda bisa membeli produk reksa dana dari manajer investasi yang termasuk dalam reksa dana jenis ini.

Semakin banyak manajer investasi yang tersedia di Bibit dibandingkan dengan Bareksa. Tentu saja, karena Bibit masih tergolong aplikasi investasi reksadana baru, jadi mungkin ada tambahan sedikit lagi ya.

Cara Daftar Akun Bibit

  1. Buka aplikasi Bibit.
  2. Klik Register.
  3. Jawab 6 pertanyaan singkat dari Bibit sesuai dengan profil dan tujuan investasi Anda. Keenam pertanyaan ini untuk melihat di mana tingkat risiko yang cocok dengan Anda. Jika Anda sudah yakin, pilih Lanjut Registrasi.
  4. Masukan nomor ponsel / handphone Anda yang sedang digunakan atau yang masih aktif. Lalu masukkan kode referral investerbaikcom jika ingin mendapatkan cashback Rp 25.000 saat berinvestasi untuk pertama kalinya.Promo Cashback Bibit 25K
    SAYA MAU!
    Gratis Cashback Rp25.000 dari Bibit

    Dapatkan cashback saat Anda melakukan investasi reksadana pertama Anda di Bibit dengan minimal Rp100.000

  5. Klik Lanjutkan dan Anda akan menerima SMS berisi kode verifikasi. Masukkan kode verifkasi di kolom yang ada, lalu klik Lanjutkan.
  6. Isi sesuai dengan data pribadi Anda.
  7. Unggah foto KTP, foto selfie Anda sambil memegang KTP dan lakukan tanda tangan secara digital.
    Anda dapat melakukan tanda tangan secara digital. Masuk ke kotak yang disediakan. Jika tanda tangan yang Anda buat tidak sesuai E-KTP, klik Clear dan ulangi tanda tangan. Jika sudah sesuai dengan tanda tangan yang ada di KTP, klik Simpan.
  8. Klik Daftar untuk masuk ke halaman Setup Pin. Atur PIN Anda dan kemudian masukkan lagi di halaman Konfirmasi Pin. (Pin ini digunakan setiap kali Anda melakukan transaksi penjualan maupun pembelian reksa dana, jadi buatlah pin tersebut yang mudah untuk Anda ingat).
  9. Setelah Anda mengonfirmasi PIN Anda, buka email dan klik “Verifikasi Email”.
  10. Data Anda akan diverifikasi oleh tim Bibit dan KSEI dan proses pendaftaran akan selesai hingga 1×24 jam pada hari kerja.

Setelah selesai pendaftaran dan verifikasinya. Selanjutnya saya coba membeli dan top up sedikit demi sedikit reksa dana di Bibit. Kurang lebih begini caranya:

Cara Membeli Reksa Dana di Bibit

  1. Dari halaman Home, klik tombol Explore.
  2. Pilih jenis reksa dana seperti pasar uang, obligasi, saham, syariah,dan klik produk investasi pilihan Anda.
    Pelajari tentang data dan informasi reksa dana, lalu gulir ke bawah untuk membaca formulir prospek. Jika Anda sudah yakin, klik Beli.
  3. Masukkan jumlah nominal dana yang ingin Anda investasikan. Klik Ubah untuk memilih portofolio yang ingin Anda investasikan.
  4. Pilih Portofolio.
  5. Setelah memilih portofolio, klik Beli.
  6. Ceklis untuk memverifikasi bahwa Anda telah menyetujui semua konten formulir prospek reksa dana, lalu klik Bayar Sekarang.
  7. Untuk metode pembayaran Anda bisa menggunakan GoPay, LinkAja, atau Virtual Account, pilih salah satu metode pembayaran tersebut dan klik Bayar.
  8. Selesaikan pembayarannya.

Biasanya setelah melakukan pembelian reksa dana, tidak langsung masuk. Ada prosesnya terlebih dahulu. Yang jelas alurnya seperti ini.

  • Pembayaran Sedang Diverifikasi
  • Pembayaran Berhasil
  • Verifikasi Manager Investasi
  • Pembelian Berhasil

Proses tersebut biasanya memerlukan 1-3 hari kerja, jadi nanti Anda tidak perlu khawatir jika belum muncul jumlah Keuntungan dan Imbal Hasil di Portofolio Anda.

Selanjutnya kalau mau beli reksa dana yang sama dengan yang sebelumnya, bisa dilakukan top up yah. Kira-kira begini cara top upnya:

Cara Top Up Reksa Dana di Bibit

  1. Buka aplikasi bibit
  2. Anda dapat melakukan top up investasi portofolio tabungan dan dana pensiun dari menu Home.
  3. Klik Top Up pada produk reksa dana yang Anda pilih.
  4. Lakukan cara yang sama saat Anda membeli reksa dana.

Lucuya setelah melakukan top up, 2 hari kemudian Saya memutuskan untuk mencairkannya. hehehe

Kurang lebih seperti ini jika Anda ingin melakukan pencairan reksa dana di bibit.

Cara Mencairkan Reksadana di Bibit

Untuk menjual reksa dana di bibit, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Klik menu portofolio
  2. Pilih antara menjual portofolio dana pensiun atau portofolio dana tabungan.
  3. Klik tombol Jual di reksa dana yang ingin Anda jual.
  4. Geser slider untuk menentukan berapa banyak unit yang ingin Anda jual, lalu klik Jual.
  5. Masukkan PIN Anda dan klik Konfirmasi untuk mengonfirmasi transaksi penjualan.
  6. Dana hasil penjualan akan masuk ke rekening Anda hingga 7 hari kerja sesuai aturan OJK.

Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi Bibit

Kelebihan Bibit:

  • Antarmukanya cukup sederhana dan informasinya tetap lengkap, mulai dari prospektus, buletin dana, grafik nilai investasi, rasio pengeluaran, dan data lainnya.
  • Proses pendaftaran dan pembayaran yang nyaman. Sangat bermanfaat bagi orang yang baru belajar berinvestasi khususnya reksa dana.
  • Layanan pelanggan yang responsif. Tentunya juga sangat bermanfaat, terutama bagi investor pemula yang memiliki masalah.

Kekurangan Bibit:

  • Penasihat robo yang sangat baik dalam setiap jenis pemasaran tidak terlalu wow. Karena hanya sedikit produk reksa dana yang tersedia di aplikasi, tampaknya investor tidak terlalu khawatir untuk memilih dengan robot.
  • Pertanyaan survei yang diberikan berjumlah 6 pertanyaan, dan berbagai profil risiko dikelompokkan menjadi hanya 10 jenis.
  • Pilihan produk sangat terbatas, jauh di belakang platform lain, terutama Bareksa. Kembali ke poin pertama, dengan jumlah produk yang terbatas, tampaknya kehadiran robot tidak terlalu diperlukan.

Aplikasi Bibit Apakah Aman atau Penipuan?

Aplikasi Bibit bukanlah scam karena telah diiklankan oleh broker reksa dana yang disahkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Artinya, semua kegiatan yang dilakukan di Bibit akan didaftarkan dan dikendalikan oleh OJK. Dengan demikian, kegiatan investasi dapat dilakukan dengan aman.

Terdaftar sebagai APERD (Agen Penjual Reksa Dana), Bibit menetapkan mekanisme keamanan dana dalam proses investasi. Karena dana yang diinvestasikan tidak akan dipegang dan dikelola oleh Bibit. Namun, dana ditransfer langsung ke rekening dana investor. Dana tersebut kemudian dikelola oleh manajer investasi yang memiliki izin dari OJK.

Bibit aman untuk investasi jangka panjang, karena aset investasi akan disimpan di Bank Penyimpanan, dan dana hanya dapat dibayarkan ke rekening yang dibuka atas nama klien. Artinya investasi Anda di Bibit akan aman karena meskipun Bibit tutup, uang dan reksa dana Anda akan tetap aman disimpan di bank kustodian.

Untuk memverifikasi kepemilikan reksa dana, investor dapat melakukannya melalui akses KSEI. Anda kemudian dapat menunjukkan KTP dan kepemilikan reksa dana dengan menghubungi manajer investasi. Nantinya, manajer investasi yang sesuai akan mengatur proses pencairannya.

8.3Expert Score
Review Aplikasi Bibit

Bibit adalah aplikasi online jual beli reksa dana yang didirikan oleh PT Bibit Tumbuh Bersama. Dalam aplikasi Bibit, pengguna dapat membeli reksa dana pasar uang, obligasi, saham, syariah, dan surat berharga negara (SBN).

Pengalaman Investasi
9
Tampilan Aplikasi
8
Biaya Investasi
8
Layanan Pelanggan
8
Aplikasi Bibit: Review Jujur Pengalaman Investasi Reksadana Bibit
Aplikasi Bibit: Review Jujur Pengalaman Investasi Reksadana Bibit

Investerbaik
Logo