Analisis Mendalam: Volume Transaksi Ethereum Pecahkan Rekor Baru, Apa Artinya Bagi Investor?

Ditnov
Januari 5, 2026
25x Dilihat
Baca Berita Terbaru Seputar Emas  Saham  Kripto Dan Reksadana Di Investerbaik
Disclaimer Penting
Harap diperhatikan bahwa konten di Investerbaik.com hanya bersifat edukasi dan informasi. Kami TIDAK mengajak, menyarankan, atau memaksa kamu untuk membeli aset keuangan apapun (seperti saham, reksa dana, obligasi, aset kripto, dan lainnya). Segala keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan kamu.

Baca Penafian Lengkap →

Volume Transaksi Ethereum Capai Puncak Baru, Mengguncang Ekosistem Kripto

Hai, Investor Terbaik! Dunia kripto kembali heboh. Kali ini, sorotan tertuju pada Ethereum (ETH), yang baru-baru ini mencatat tonggak sejarah fantastis. Aktivitas jaringan Ethereum dilaporkan telah menembus rekor volume transaksi harian tertinggi sepanjang masa. Yang lebih menarik, pencapaian ini melampaui puncak euforia yang terakhir terlihat pada masa keemasan NFT (Non-Fungible Token) dan DeFi (Decentralized Finance) di tahun 2021.

Menurut data terbaru yang dirilis oleh penyedia analitik terkemuka, rata-rata transaksi harian Ethereum dalam periode tujuh hari terakhir telah menyentuh angka yang mengejutkan, yaitu sekitar 1,87 juta transaksi. Angka ini tidak hanya menandakan peningkatan adopsi, tetapi juga menunjukkan kesehatan fundamental jaringan yang luar biasa solid. Jika kamu ingat masa 2021, volume tinggi seringkali berarti biaya gas (gas fee) yang mencekik. Namun, lonjakan kali ini memiliki cerita yang berbeda dan jauh lebih efisien.

Mengapa Peningkatan Volume Kali Ini Begitu Berbeda?

Rekor volume transaksi selalu menjadi indikator krusial bagi kesehatan sebuah blockchain. Namun, jika pada 2021 lonjakan volume murni didominasi oleh transaksi di Layer 1 (L1) Ethereum, pendorong utama rekor saat ini adalah integrasi masif dari solusi Layer 2 (L2). Inilah kunci perbedaan fundamental yang harus kamu pahami.

Ekosistem Layer 2: Penyelamat Efisiensi

Solusi L2 seperti Arbitrum, Optimism, zkSync, dan Polygon (sebagai solusi sidechain/L2) telah berhasil menyerap sebagian besar beban transaksi harian. Solusi L2 memproses ribuan transaksi di luar rantai utama Ethereum (off-chain), menggabungkannya, dan mengirimkan bukti ringkas kembali ke L1 Ethereum. Proses ini memungkinkan pengguna bertransaksi dengan biaya yang jauh lebih murah dan kecepatan yang lebih tinggi, tanpa mengorbankan keamanan yang dijamin oleh Ethereum.

Bayangkan ini: Jika Ethereum L1 adalah jalan tol utama yang sering macet, maka L2 adalah jaringan jalan arteri baru yang super cepat. Dengan volume L2 yang dihitung sebagai bagian dari aktivitas yang menggunakan keamanan Ethereum, rekor 1,87 juta transaksi per hari ini adalah cerminan dari suksesnya strategi penskalaan (scaling strategy) Ethereum.

Membedah Sumber Utama Lonjakan Transaksi

Lonjakan transaksi ini bukan terjadi secara kebetulan. Ada beberapa sektor dalam ekosistem kripto yang berperan vital dalam mendorong volume hingga mencapai rekor tertinggi ini:

1. Kebangkitan DeFi dan Protokol Baru

Meskipun euforia DeFi 1.0 sudah berlalu, gelombang baru protokol pinjaman, decentralized exchanges (DEX), dan yield aggregators di L2 telah menarik kembali likuiditas dan pengguna. Transaksi seperti swapping token, staking, dan penyediaan likuiditas kini jauh lebih mudah dan murah di L2, mendorong pengguna untuk lebih aktif berinteraksi.

2. Aktivitas Token dan Airdrop

Aktivitas seputar peluncuran token baru, terutama yang mengumumkan potensi airdrop bagi pengguna awal, seringkali memicu ledakan transaksi. Pengguna bergegas berinteraksi dengan protokol untuk meningkatkan peluang mereka mendapatkan token gratis. Fenomena ini menciptakan volume transaksi yang substansial, meskipun bersifat sementara.

3. Dominasi Stablecoin

Ethereum tetap menjadi ‘rumah’ bagi sebagian besar stablecoin utama (seperti USDT dan USDC). Pergerakan dana institusional dan transfer lintas batas menggunakan stablecoin di jaringan Ethereum terus meningkat, memberikan kontribusi signifikan terhadap volume total.

Analisis Perbandingan: Era 2021 vs. Era Saat Ini

Penting untuk membedakan antara rekor 2021 dan rekor saat ini agar kamu dapat menilai kualitas pertumbuhan Ethereum.

Era 2021: Mahal dan Tersentralisasi di L1

Pada puncak 2021, rekor volume didorong oleh ledakan NFT (seperti Cryptopunks dan Bored Ape Yacht Club) dan penggunaan DEX di L1. Dampaknya? Biaya gas (Gwei) sering melonjak hingga ratusan dollar untuk satu kali transaksi. Pengguna skala kecil hampir tidak mungkin berinteraksi, dan jaringan terasa tercekik. Pertumbuhan saat itu bersifat eksklusif bagi pemegang modal besar.

Era Saat Ini: Murah dan Terdistribusi di L2

Sekarang, situasinya terbalik. Meskipun volume agregat (L1 + L2) mencapai rekor, biaya rata-rata bagi pengguna tetap rendah. Ini adalah bukti bahwa pembaruan besar Ethereum, terutama The Merge dan fokus pada pengembangan L2, telah berhasil. Pertumbuhan yang terjadi sekarang bersifat inklusif; pengguna dengan modal kecil pun bisa berpartisipasi dalam ekosistem DeFi dan NFT.

Dampak Jangka Panjang: Kenaikan Permintaan dan Deflasi ETH

Peningkatan volume transaksi ini memiliki implikasi langsung terhadap model ekonomi (tokenomik) Ethereum. Sejak implementasi EIP-1559, sebagian dari biaya gas (base fee) dibakar (burned) secara permanen. Ketika aktivitas jaringan tinggi, laju pembakaran ETH juga meningkat drastis.

Memahami Deflasi ETH

Jika jumlah ETH yang dibakar lebih banyak daripada jumlah ETH baru yang dicetak (melalui hadiah staking), maka pasokan ETH secara keseluruhan akan berkurang. Fenomena ini dikenal sebagai deflasi. Rekor volume transaksi berarti ETH menjadi aset yang semakin langka (scarce asset).

Sebagai investor, kamu harus melihat ini sebagai sinyal kuat. Peningkatan penggunaan jaringan secara efisien, ditambah dengan mekanisme deflasi, menciptakan dorongan harga yang fundamental dalam jangka panjang.

Implikasi Gas Fee Meskipun Ada L2

Meski sebagian besar transaksi ditangani L2, transaksi di L1 masih diperlukan untuk hal-hal krusial seperti penyelesaian rollup (mengirimkan data ringkas L2 ke L1). Ketika permintaan L2 tinggi, permintaan untuk ruang blok L1 juga meningkat, yang pada gilirannya dapat menaikkan biaya gas L1. Namun, kenaikan ini umumnya terkelola dan tidak seburuk masa 2021.

Pandangan ke Depan: Pembaruan Berikutnya dan Potensi Peningkatan

Komunitas Ethereum tidak berpuas diri. Lonjakan volume ini semakin memperkuat urgensi untuk pembaruan jaringan di masa depan:

1. Pembaruan Cancun-Deneb (Dencun)

Salah satu pembaruan terpenting yang dinantikan adalah Dencun. Pembaruan ini mencakup EIP-4844 (Proto-Danksharding). Tujuan utamanya adalah mengurangi biaya yang harus dibayar L2 untuk memposting data ke L1 Ethereum. Jika berhasil, biaya transaksi di L2 akan turun drastis, mungkin hanya tinggal beberapa sen saja. Ini akan semakin mendorong adopsi dan volume transaksi.

2. Peningkatan Skalabilitas Data

Seiring waktu, Ethereum berencana untuk sepenuhnya mengimplementasikan Danksharding. Hal ini akan meningkatkan kapasitas data Ethereum secara eksponensial, memastikan bahwa ekosistem dapat menampung miliaran pengguna di masa depan tanpa hambatan skalabilitas yang serius.

Kesimpulan untuk Investor Terbaik

Volume transaksi Ethereum yang mencapai rekor tertinggi sejak 2021 adalah lebih dari sekadar berita utama. Ini adalah validasi dari kerja keras para pengembang dalam mengatasi masalah skalabilitas yang menghantui jaringan selama bertahun-tahun. Bagi kamu yang sudah berinvestasi di ETH atau sedang mempertimbangkannya, rekor ini menyiratkan beberapa hal:

  • Adopsi Nyata: Jaringan digunakan secara masif dan efisien.
  • Tokenomik Kuat: Mekanisme pembakaran (EIP-1559) bekerja optimal selama periode aktivitas tinggi, mendorong deflasi.
  • Inovasi L2 Berhasil: Investasi dalam ekosistem L2 (seperti Optimism, Arbitrum, dll.) telah membuahkan hasil.

Ethereum kini menunjukkan dirinya bukan hanya sebagai aset spekulatif, tetapi sebagai infrastruktur global yang semakin vital. Terus pantau perkembangan Dencun, karena pembaruan tersebut berpotensi menjadi katalisator volume dan efisiensi berikutnya. Ingat, selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi. Selamat berinvestasi!

Disclaimer: Investerbaik adalah media informasi dan edukasi, bukan manajer investasi. Segala keputusan investasi ada di tangan Kamu.

Ditulis Oleh

Ditnov

Seorang blogger, wordpress designer dan investor pemula yang ingin berbagi sedikit ilmunya mengenai investasi dan keuangan.

Market Live

Update
🟡 Harga Emas
Spot IDR
per gram
Rp 2.407.776 ▲ 0.48%
Spot USD
per ounce
$ 4.462,85 ▲ 0.48%
Harga Antam
estimasi butik
Rp 2.492.048 ▲ 0.48%
Buyback
jual kembali
Rp 2.311.465 ▲ 0.48%
Perhiasan
kadar 24k
Rp 2.648.554 ▲ 0.48%
🟢 Harga Kripto
BTC
Bitcoin
Rp 1.560.599.166 -0.67%
ETH
Ethereum
Rp 54.975.049 +1.94%
SOL
Solana
Rp 2.351.852 +1.83%
BNB
BNB
Rp 15.298.095 +0.77%
USDT
Tether
Rp 16.771 +0.08%

Langganan Artikel Terbaru

Dapatkan edukasi dan informasi terbaru seputar investasi dan keuangan langsung ke inbox kamu.

📅 Kalender Ekonomi

Waktu Indonesia Barat (WIB)