Baca Penafian Lengkap →
Investerbaik – Duh, denger kabar Rp 750 juta ‘melayang’ gitu aja di Ternate gara-gara investasi ilegal berbasis aplikasi bikin ngeri ya? Bukan cuma kamu yang kaget, OJK sendiri mengakui kalau jenis investasi bodong yang pakai aplikasi ini emang susah banget dilacak. Ini jadi pengingat serius buat kita semua, terutama kamu yang lagi semangat ngejar cuan di dunia investasi, biar makin waspada!
- Kenapa Sih Investasi Bodong Berbasis Aplikasi Makin Susah Ditumpas?
- 1. Cepat Banget Menyebar
- 2. Sulit Ditelusuri Asal-Usulnya
- 3. Skema Ponzi Makin Modern
- Gimana Biar Kamu Nggak Jadi Korban Selanjutnya?
- 1. Waspada dengan Iming-Iming Keuntungan Besar
- 2. Cek Legalitasnya di OJK dan Bappebti
- 3. Lakukan Riset Mendalam (Do Your Own Research – DYOR)
- 4. Gunakan Platform Investasi yang Terpercaya
- Yuk, Mulai Investasi yang Aman dan Cuan!
- 🚀 Mau Cuan Lebih Maksimal?
Kenapa Sih Investasi Bodong Berbasis Aplikasi Makin Susah Ditumpas?
Dulu mungkin investasi bodong itu kelihatan lebih ‘manual’, tapi sekarang mereka makin canggih. Pakai aplikasi bikin mereka bisa lebih cepat dan masif buat nipu orang. Ada beberapa alasan kenapa ini jadi PR banget buat OJK:

1. Cepat Banget Menyebar
Aplikasi bisa diunduh jutaan orang dalam waktu singkat. Modusnya juga sering bikin tergiur, nawarin keuntungan yang ‘nggak masuk akal’ dalam waktu singkat. FOMO (Fear Of Missing Out) deh akhirnya, tanpa riset.
2. Sulit Ditelusuri Asal-Usulnya
Pelaku investasi bodong ini sering banget nyembunyiin identitas asli mereka. Pakai server luar negeri, pakai data palsu, bikin penegak hukum jadi kewalahan nyari jejak digitalnya.
3. Skema Ponzi Makin Modern
Banyak investasi bodong itu sebenarnya skema ponzi. Uang dari investor baru dipakai buat bayar investor lama, biar kelihatan ‘sukses’. Begitu modalnya habis atau banyak yang tarik dana, langsung kabur tuh aplikasinya.
Gimana Biar Kamu Nggak Jadi Korban Selanjutnya?
Jangan sampai pengalaman pahit di Ternate ini terjadi sama kamu. Yuk, jadi investor yang cerdas dan berani ambil langkah pencegahan:
1. Waspada dengan Iming-Iming Keuntungan Besar
Ini kunci utamanya! Kalau ada tawaran yang profitnya ‘too good to be true’ (terlalu bagus untuk jadi kenyataan), langsung curiga. Investasi yang legal itu risikonya sepadan sama potensi untungnya.
2. Cek Legalitasnya di OJK dan Bappebti
Jangan malas! Sebelum investasi, selalu cek apakah aplikasinya atau perusahaan di baliknya sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) kalau untuk investasi di luar saham.
3. Lakukan Riset Mendalam (Do Your Own Research – DYOR)
Jangan percaya gitu aja sama testimoni atau janji manis. Cari tahu rekam jejak perusahaannya, siapa di balik itu, dan bagaimana model bisnisnya bekerja.
4. Gunakan Platform Investasi yang Terpercaya
Pilih platform investasi yang sudah punya nama dan kredibilitas, bukan aplikasi yang muncul tiba-tiba dan belum jelas.
Yuk, Mulai Investasi yang Aman dan Cuan!
Kasus di Ternate memang bikin miris, tapi jangan sampai hal ini bikin kamu takut buat investasi. Justru ini saatnya kamu lebih melek dan bijak dalam memilih instrumen investasi. Ingat, investasi yang aman dan terpercaya itu ada, kok! Di Investerbaik, kita selalu dukung kamu buat jadi investor yang cerdas dan terlindungi. Mulai dari sekarang, yuk, belajar investasi yang benar biar cuanmu makin berkah!
🚀 Mau Cuan Lebih Maksimal?
Jangan cuma baca berita, mulai aksi sekarang! Dapatkan analisa pasar harian dan tips investasi eksklusif di Investerbaik.

