Investasi Saham Indonesia Saat Pasar Bergejolak ala Bloomberg

Ditnov
Februari 13, 2026
2x Dilihat
Baca Berita Terbaru Seputar Emas  Saham  Kripto Dan Reksadana Di Investerbaik
Disclaimer Penting
Harap diperhatikan bahwa konten di Investerbaik.com hanya bersifat edukasi dan informasi. Kami TIDAK mengajak, menyarankan, atau memaksa kamu untuk membeli aset keuangan apapun (seperti saham, reksa dana, obligasi, aset kripto, dan lainnya). Segala keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan kamu.

Baca Penafian Lengkap →

InvesterbaikPasar modal Indonesia emang lagi agak goyang nih, guys. Kayak roller coaster yang bikin deg-degan tapi juga penasaran. Kamu pasti pernah denger kan, ada berita soal ketahanan pasar modal kita di tengah turbulensi? Nah, kali ini kita bakal ngulik bareng gimana sih caranya ngadepin situasi kayak gini, ala-ala laporan dari Bloomberg Technoz yang keren itu.

Investasi Saham Indonesia Saat Pasar Bergejolak ala Bloomberg
Foto: Tom Fisk (Pexels)

Investasi Saham Indonesia Tetap Cuan Meski Pasar Goyang

Oke, jadi intinya gini. Dunia lagi nggak stabil. Ada perang, inflasi meroket, suku bunga naik, dan segala macam isu global yang bikin para investor mikir dua kali buat masukin duit. Tapi menariknya, pasar modal Indonesia ini kayak punya jurus kebal. Meski ada goncangan, dia nggak langsung ambruk. Ada aja yang bikin dia tetap kokoh dan bahkan bisa ngasih peluang cuan buat kamu yang jeli.

Kenapa Pasar Modal Indonesia Bisa Bertahan?

Ada beberapa faktor nih yang bikin pasar saham Indonesia ini punya ‘ketahanan’. Pertama, fundamental ekonomi kita yang masih cukup kuat. Pertumbuhan ekonomi kita lumayan stabil, konsumsi domestik juga jadi tulang punggung yang penting. Jadi, meskipun pasar global lagi lesu, permintaan barang dan jasa di dalam negeri masih jalan terus. Ini ibarat kamu punya bisnis kecil, meskipun pasar luar lagi sepi, kalau pelanggan di sekitar rumah kamu masih banyak, ya bisnis kamu tetap bisa jalan.

Kedua, Indonesia punya keuntungan dari komoditas. Harga komoditas kayak batubara, minyak sawit, nikel, itu lagi pada naik. Nah, banyak perusahaan di Indonesia yang bisnisnya bergantung sama komoditas ini. Jadi, ketika harga komoditas naik, pendapatan mereka juga ikut terkerek naik, yang otomatis bikin harga saham mereka jadi lebih menarik.

Ketiga, kebijakan pemerintah yang adaptif. Pemerintah dan regulator pasar modal kita juga nggak tinggal diam. Mereka terus berupaya bikin kebijakan yang bisa menstimulasi pasar dan melindungi investor. Ini bisa berupa insentif, peraturan yang lebih jelas, atau langkah-langkah lain yang bikin investor lebih nyaman buat parkirin duitnya.

Strategi Jitu Investor Gen-Z Hadapi Turbulensi

Nah, kalau kamu sebagai investor Gen-Z, gimana caranya biar nggak cuma jadi penonton tapi bisa ikut panen cuan di tengah badai ini? Nggak perlu panik, tapi juga nggak boleh cuek. Berikut beberapa tips ala Investerbaik buat kamu:

1. Riset Mendalam, Jangan FOMO!

Ini yang paling penting. Jangan pernah beli saham cuma karena lagi viral atau katanya bakal naik. Lakuin riset sendiri! Pelajari fundamental perusahaan yang kamu incar. Gimana prospek bisnisnya, gimana laporan keuangannya, siapa aja pesaingnya. Inget, investasi itu buat jangka panjang, bukan buat tebak-tebakan.

2. Diversifikasi Itu Wajib Hukumnya

Jangan taruh semua telur dalam satu keranjang. Ini prinsip klasik yang nggak pernah salah. Kalau kamu cuma invest di satu jenis saham atau satu sektor, risiko kerugian kamu jadi besar kalau sektor itu lagi anjlok. Coba diversifikasi ke beberapa saham dari sektor yang berbeda, atau bahkan diversifikasi ke aset lain.

3. Punya ‘Dana Darurat’ Investasi

Artinya, siapkan dana yang memang kamu siapin buat investasi dan nggak akan kamu pakai dalam waktu dekat. Jangan sampai kamu terpaksa jual saham pas lagi rugi cuma gara-gara butuh duit buat bayar cicilan atau kebutuhan mendadak lainnya. Punya dana yang ‘dingin’ bikin kamu bisa lebih tenang ngadepin fluktuasi pasar.

4. Manfaatkan Volatilitas untuk Beli Murah

Nah, ini nih bagian serunya. Saat pasar lagi turbulensi, seringkali ada saham-saham bagus yang harganya jadi turun drastis. Ini bisa jadi kesempatan buat kamu buat beli saham tersebut di harga diskon. Tapi ingat, ini hanya berlaku kalau kamu sudah yakin sama fundamental perusahaannya. Ibaratnya, kamu beli barang branded pas lagi diskon besar-besaran.

5. Pantau Berita, Tapi Jangan Terbawa Emosi

Wajar banget buat ngikutin berita terbaru soal pasar modal. Tapi, jangan sampai berita negatif sedikit aja bikin kamu panik dan langsung jual semua. Coba tarik napas, analisis beritanya, hubungkan sama fundamental perusahaan yang kamu punya. Apakah berita itu memang berdampak jangka panjang atau cuma sesaat?

Masa Depan Pasar Modal Indonesia Cerah, Asal…

Bloomberg Technoz dan para analis lainnya sepakat, pasar modal Indonesia punya potensi besar buat terus tumbuh. Apalagi dengan bonus demografi yang kita punya, bakal ada banyak investor muda kayak kamu yang siap terjun ke pasar. Kuncinya adalah kesiapan, pengetahuan, dan mental yang kuat.

Jadi, buat kamu para Gen-Z investor, jangan takut sama yang namanya turbulensi. Jadikan ini sebagai tantangan yang bikin kamu makin pinter dan makin terampil dalam mengelola keuangan. Terus belajar, terus riset, dan yang paling penting, nikmati prosesnya. Siapa tahu, dari ketahanan pasar modal Indonesia ini, kamu bisa bangun aset masa depanmu sendiri. Semangat invest!

Ditulis Oleh

Ditnov

Seorang blogger, wordpress designer dan investor pemula yang ingin berbagi sedikit ilmunya mengenai investasi dan keuangan.

Market Live

Update
🟡 Harga Emas
Spot IDR
per gram
Rp 2.670.322 ▼ 2.31%
Spot USD
per ounce
$ 4.937,20 ▼ 2.31%
Harga Antam
estimasi butik
Rp 2.763.783 ▼ 2.31%
Buyback
jual kembali
Rp 2.563.509 ▼ 2.31%
Perhiasan
kadar 24k
Rp 2.937.354 ▼ 2.31%
🟢 Harga Kripto
BTC
Bitcoin
Rp 1.106.605.080 -1.04%
ETH
Ethereum
Rp 32.222.887 -0.80%
SOL
Solana
Rp 1.314.431 -1.34%
BNB
BNB
Rp 10.187.464 +0.45%
USDT
Tether
Rp 16.813 +0.21%

Langganan Artikel Terbaru

Dapatkan edukasi dan informasi terbaru seputar investasi dan keuangan langsung ke inbox kamu.

Artikel Populer

📅 Kalender Ekonomi

Waktu Indonesia Barat (WIB)
  • Belum ada agenda dalam waktu dekat.