Strategi MSTR Nambah Bitcoin Saat Saham Anjlok

Ditnov
Februari 13, 2026
2x Dilihat
Baca Berita Terbaru Seputar Emas  Saham  Kripto Dan Reksadana Di Investerbaik
Disclaimer Penting
Harap diperhatikan bahwa konten di Investerbaik.com hanya bersifat edukasi dan informasi. Kami TIDAK mengajak, menyarankan, atau memaksa kamu untuk membeli aset keuangan apapun (seperti saham, reksa dana, obligasi, aset kripto, dan lainnya). Segala keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan kamu.

Baca Penafian Lengkap →

Investerbaik – Pernah nggak sih kamu lihat berita tentang perusahaan teknologi gede yang nabung Bitcoin pas harga sahamnya lagi terpuruk? Nah, salah satu yang sering jadi sorotan adalah MicroStrategy (MSTR). Perusahaan ini punya strategi unik yang bikin penasaran banyak investor, terutama kamu yang lagi lirik-lirik pasar saham Amerika Serikat (saham-us) dan juga dunia kripto. Gimana nggak, di saat banyak orang panik jual saham, MSTR malah kepikiran nambah porsi Bitcoin. Penasaran gimana cara investasi yang bisa kamu pelajari dari sini?

Strategi MSTR Nambah Bitcoin Saat Saham Anjlok
Foto: Keenan Constance (Pexels)

MSTR dan Manuver Bitcoin di Tengah Badai Saham

Jadi gini, MicroStrategy ini kan perusahaan software yang CEO-nya, Michael Saylor, punya keyakinan kuat banget sama Bitcoin. Sejak beberapa tahun lalu, mereka mulai menjadikan Bitcoin sebagai aset utama di neraca keuangannya. Kebijakan ini emang agak beda dari kebanyakan perusahaan lain yang fokus ke aset tradisional. Nah, yang bikin menarik adalah momen-momen ketika harga saham MSTR lagi anjlok, mereka justru memanfaatkan situasi ini buat nambah kepemilikan Bitcoin. Kok bisa begitu?

Kenapa MSTR Pilih ‘Borong’ Bitcoin Saat Sahamnya Jatuh?

Ini dia poin pentingnya. Ada beberapa alasan logis kenapa MSTR ngelakuin strategi ini, yang bisa kamu jadikan pelajaran buat strategi investasimu sendiri, apalagi kalau kamu tertarik sama saham-us:

  • Peluang Beli Murah

Ketika harga saham sebuah perusahaan turun drastis, seringkali ini disebabkan oleh sentimen pasar yang negatif atau kekhawatiran investor jangka pendek. Padahal, fundamental bisnis perusahaan tersebut mungkin aja masih kuat. Nah, MSTR melihat ini sebagai kesempatan emas untuk membeli Bitcoin dengan harga yang lebih murah. Mereka punya pandangan jangka panjang terhadap Bitcoin sebagai aset penyimpan nilai (store of value) yang potensial. Jadi, kalau harga Bitcoin lagi diskon, kenapa nggak ditambah?

Meskipun MSTR adalah perusahaan saham-us, mereka berani melakukan diversifikasi ke aset kripto. Dengan menambah Bitcoin saat sahamnya tertekan, mereka sebenarnya sedang mengelola risiko. Jika suatu saat aset saham mereka mengalami penurunan yang lebih dalam, kepemilikan Bitcoin yang bertambah bisa menjadi penyeimbang. Ini adalah strategi diversifikasi yang nggak biasa, tapi menunjukkan pandangan MSTR yang melihat Bitcoin bukan hanya sebagai aset spekulatif, tapi sebagai instrumen investasi yang strategis.

  • Keyakinan pada Narasi Jangka Panjang Bitcoin

Michael Saylor dan timnya punya keyakinan kuat bahwa Bitcoin akan menjadi aset digital terkemuka di masa depan, layaknya emas digital. Mereka melihat fluktuasi harga harian atau mingguan sebagai noise jangka pendek. Ketika harga sahamnya turun, ini nggak serta-merta mengubah keyakinan mereka pada potensi Bitcoin. Justru, ini bisa jadi momen ‘diskon’ untuk memperkuat posisi mereka di aset yang mereka percaya akan bernilai lebih tinggi di masa depan.

Bagaimana Kamu Bisa Mengaplikasikan Strategi Ini (dengan Hati-hati!)

Nah, sekarang pertanyaannya, apakah kamu bisa meniru strategi MSTR ini? Jawabannya bisa, tapi dengan catatan penting. Kamu perlu paham betul apa yang kamu lakukan dan sesuaikan dengan profil risikomu.

Investasi yang Terencana, Bukan Spekulasi Semata

Strategi MSTR ini bukan tentang gambling atau ikut-ikutan. Mereka punya riset mendalam dan keyakinan yang kuat terhadap aset yang mereka beli. Jadi, kalau kamu mau coba, pastikan kamu:

  • Pahami Aset yang Kamu Pilih

Baik itu saham-us, kripto, atau aset lainnya, kamu harus pelajari dulu fundamentalnya, potensi pertumbuhannya, dan juga risikonya. Jangan asal beli hanya karena harganya lagi turun atau ada berita trending. Riset adalah kunci utama, sama seperti yang dilakukan MSTR.

  • Miliki Pandangan Jangka Panjang

Investasi yang bijak biasanya berorientasi jangka panjang. Kalau kamu punya tujuan investasi jangka panjang, fluktuasi harga jangka pendek akan terasa lebih ringan. Strategi seperti MSTR ini cocok buat investor yang nggak panik saat pasar bergejolak dan tetap fokus pada tujuan akhir.

Jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang. Sama seperti MSTR yang punya bisnis software tapi juga investasi Bitcoin, kamu juga perlu diversifikasi. Alokasikan dana investasimu ke berbagai jenis aset yang berbeda untuk mengurangi risiko.

  • Manfaatkan Momen ‘Diskon’ dengan Bijak

Jika kamu sudah punya aset yang kamu percaya punya potensi jangka panjang (baik itu saham-us favoritmu atau koin kripto yang kamu riset), dan kamu melihat harganya turun signifikan karena sentimen pasar yang berlebihan, ini bisa jadi momen untuk menambah porsi investasimu. Tapi ingat, hanya jika kamu yakin dengan fundamental aset tersebut dan kamu punya dana yang memang dialokasikan untuk investasi jangka panjang.

Pentingnya ‘Risk Management’ buat Investor Muda

Bagi kamu para Gen-Z yang baru terjun ke dunia investasi, belajar dari langkah-langkah perusahaan besar seperti MSTR itu penting. Namun, kamu juga harus sadar bahwa profil risiko kamu mungkin berbeda. MSTR punya sumber daya dan pandangan yang berbeda. Kunci utamanya adalah manajemen risiko yang cerdas. Jangan pernah menginvestasikan uang yang kamu butuhkan untuk kebutuhan sehari-hari atau dana darurat. Gunakan dana ‘dingin’ yang memang siap untuk diambil risikonya.

Strategi MSTR menambah Bitcoin saat harga sahamnya turun bebas memang terdengar agresif, tapi di baliknya ada perhitungan dan keyakinan yang matang. Kamu bisa ambil pelajaran tentang pentingnya riset, pandangan jangka panjang, dan diversifikasi dalam dunia saham-us dan kripto. Ingat, investasi adalah perjalanan, bukan balapan. Terus belajar dan berinovasi agar investasimu makin #investerbaik!

Ditulis Oleh

Ditnov

Seorang blogger, wordpress designer dan investor pemula yang ingin berbagi sedikit ilmunya mengenai investasi dan keuangan.

Market Live

Update
🟡 Harga Emas
Spot IDR
per gram
Rp 2.670.322 ▼ 2.31%
Spot USD
per ounce
$ 4.937,20 ▼ 2.31%
Harga Antam
estimasi butik
Rp 2.763.783 ▼ 2.31%
Buyback
jual kembali
Rp 2.563.509 ▼ 2.31%
Perhiasan
kadar 24k
Rp 2.937.354 ▼ 2.31%
🟢 Harga Kripto
BTC
Bitcoin
Rp 1.106.605.080 -1.04%
ETH
Ethereum
Rp 32.222.887 -0.80%
SOL
Solana
Rp 1.314.431 -1.34%
BNB
BNB
Rp 10.187.464 +0.45%
USDT
Tether
Rp 16.813 +0.21%

Langganan Artikel Terbaru

Dapatkan edukasi dan informasi terbaru seputar investasi dan keuangan langsung ke inbox kamu.

Artikel Populer

📅 Kalender Ekonomi

Waktu Indonesia Barat (WIB)
  • Belum ada agenda dalam waktu dekat.